Referensi & Panduan Bisnis Percetakan | Mesin Cetak Percetakan | Desain Grafis | Sablon Digital | Artikel TIPS Bisnis | Making Money Online

PAKET MURAH Mesin Percetakan BARU software-kalkulasi-harga-cetak PASANG IKLAN Bisnis Percetakan | KLIK disini... Imagesetter Machines for Sale Mesin Potong Kertas DQ 201 BARU


POPULAR CLICKS
NEW ARTICLES

LISTRIK PRABAYAR untuk Usaha Kecil Menengah PDF Print E-mail

 

Sistem Listrik Prabayar ini mungkin bisa menjadi salah satu listrik alternatif untuk program hemat energi. Bagi pelaku bisnis percetakan atau usaha kecil menengah lainnya, tagihan listrik bulanan yang membengkak tentu bikin pusing kepala.


Kehadiran listrik prabayar ini unik. Pengguna listrik bisa mengontrol sendiri penggunaan listriknya. Caranya mirip telepon selular yang menggunakan pulsa isi ulang, sehingga harus mewaspadai apabila “pulsa” daya listriknya semakin menipis, khususnya dimalam hari.

Artinya, pelanggan listrik yang menggunakan fasilitas listrikprabayar itu harus membeli voucher isi ulang listrik di loket PLN, SMS Voucher, toko ritel, dan bank swasta atau via ATM. Setelah kemasan voucher dibuka dan digosok bagian dalamnya dengan uang logam, pelanggan akan mendapatkan PIN.

Kemudian, kode PIN itu dikirim melalui SMS ke nomor yang sudah ditentukan. Dalam beberapa menit, pelanggan akan mendapatkan jawaban berisi 20 digit angka untuk dimasukkan ke meteran listrik prabayar khusus untuk system itu. Listrik pun siap dimanfaatkan untuk kegiatan bisnis atau rumah tangga.

Dengan teknologi ini, pelanggan memperoleh keuntungan berupa besaran tarif listrik yang sesuai dengan tarif dasar listrik. Pelanggan pun bebas dari biaya abodemen bulanan. Namun, betapapun efektifnya daya kontrol si pengguna, listrik prabayar tetap memiliki kelemahan, antara lain habisnya pulsa listrik bisa membuat pelanggan ketar-ketir. Ancaman listrik padam sewaktu-waktu menjadi bayang-bayang pelanggan. Bagi yang sudah mempunyai mesin cetak offset dalam bisnis percetakan atau fabrikasi besar lainnya, apakah bisa menggunakan cara seperti ini untuk kontinyuitas produksi usahanya? Sayang, pihak PLN belum bisa menjawabnya.

Walaupun masih memiliki kelemahan, solusi teknologi yang dirintis PT. Mecoindo ini tetaplah menjadi alternatif untuk menghemat energi bagi pelanggan bisnis, rumah tangga atau penghematan secara nasional.

Nah, kapan anda akan mulai “beremigrasi” dari listrik konvensional ke listrik prabayar ini?

Diintisarikan dari ulasan:
 
 

© 2008 - 2012 | Best View in Firefox 3.0 or Newer | Design by: NOVARO